Review Album: Spectrum dari Westlife
Setelah
tujuh tahun bubar, akhirnya Westlife kembali dan mempersembahkan satu lagi
karya terbaik mereka yang penuh kejutan, Spectrum.
Rilis
menjelang akhir tahun 2019 dan sempat berada di puncak tangga lagu mingguan UK
dan Irlandia, album ini menjadi semacam pemuas dahaga bagi para Westlifers yang
sudah menunggu reuni mereka selama bertahun-tahun lamanya (aku sendiri baru
kenal Westlife tahun 2014, jadi Cuma nunggu 5 taun *tetep aja lama hiks). Seperti
yang sudah kusebutkan, album ini penuh kejutan. Diantaranya gaya bermusik
mereka (dan pembagian line yang lebih merata antar personil? wkwk). Kalo soal
materi, sebagian besar masih love song. Nama album ini sendiri dipilih karena “spectrum”
menjadi metafora untuk “berbagai warna dalam karakter dan kepribadian, vokal,
serta sudut pandang masing-masing personil Westlife” yang mana kesemuanya itu
bergabung menjadi satu dalam karya ini. Mereka mengungkapkan bahwa comeback ini
membuat mereka merasa lebih muda, lebih bahagia dan lebih energetic. Maka dari
itu gak heran bahwa album ini cukup rame karena mix antara gaya lama dan baru
Westlife dalam bermusik.
Ketika
denger kabar Westlife bakal reuni, aku berekspektasi mereka akan nulis sendiri
lagu-lagu mereka jika mereka memang mau merilis album baru. Eh ternyata gak
lama kemudian ada kabar lagi yang mengatakan bahwa Ed Sheeran yang akan menulis
lagu-lagu mereka. Itu juga datang dari keinginan Ed sendiri, lho. Aku juga
ngefans sama Ed dan memang tulisan dia gak ada yang gak hits, tapi menurutku
tulisan personil Westlife selama solo karir mereka juga mantep meski agak
underrated. Selain Ed, ada beberapa musisi lain yang ikut menulis lagu-lagu di
album ini dan tentu saja termasuk Shane dan Mark.
Ya
sudah tidak masalah, daripada aku protes mulu, lebih baik langsung kita kupas
sadja~
Hello My Love
Lagu
pembuka ini juga adalah lagu pertama yang dirilis Westlife saat comeback dan
memang sangat fresh. Seperti judulnya, Hello My Love, seolah menyapa kembali
para Westlifers yang selama ini menunggu mereka kembali dari …pertapaannya(?).
Walaupun sebagian besar lagu Westlife maknanya selalu tersurat dan ga banyak
puzzle-nya, lagu ini yang secara harfiah diartikan sebagai orang yang menyadari
siapa cinta sejatinya yang selalu ada untuknya, dapat diartikan juga sebagai
fandom yang selalu setia kepada idola mereka dan Westlife pun menganggap
westlifers sebagai cinta sejati mereka: “Hello, my love! I've been searching for someone
like you. You
could have fallen hard for anyone, now for all of time, now I know it's just my
angel and me”
Pop
dan sangat catchy, cocok menjadi lagu yang mengisi playlist kalian saat di
perjalanan. Soal pembagian line, memang sih kalian bisa denger suara Nicky dan
Kian masing-masing di line sebelum chorus, tapi menurutku itu masih dikit
banget, masih lebih didominasi Shane dan Mark. Musik videonya oke juga, sangat
colourful, pokoknya ini fresshhh~
Better Man
Ketika
lagu ini rilis, sebagian besar Westlifer terutama angkatan lama (ga boleh
bilang tua, ntar durhaka hehe) menjadi sangat sangat sangat bahagia karena
unsur pop-ballad dalam lagu ini bener-bener melemparkan ke hari-hari lama
terutama tahun 2000-an. Memang ga bisa dipungkiri bahwa pop-ballad adalah
sesuatu yang “westlife banget” dan ga akan bisa dilepaskan dari gaya bermusik
mereka mau kapanpun zamannya. Ohiya btw ini lagu bukan cover dari lagunya
Robbie Williams yah xD Jujur pas pertama
kali denger Westlife rilis lagu judulnya Better Man aku agak shock, apa mereka
mengcover lagu RW? Hahaha ternyata engga.
Lagu
ini bercerita tentang dua orang dalam suatu relationship tapi salah satunya
mulai ragu, sehingga pasangannya pun berusaha meyakinkan dan minta satu
kesempatan lagi untuk mencoba jadi orang yang lebih baik
“How
do you lose the one you love? After giving it all, you gave it up. Maybe my
love wasn't enough. You think you know, but you never can.
How
do you lose your only plan? Oh darling, just give me one more chance and I'll
give you everything I have. I'll try to be a better man”
Pembagian
line untuk Nicky dan Kian masih dikit gan, tapi aku suka banget bagiannya Nicky
disini eh, Kian juga siih. Soalnya gimana ya, suara mereka tuh unik kayak
serak-serak basah gitu dan sejujurnya lebih cocok untuk pop-rock (terutama
Kian). Mungkin, mungkin yaa.. salah satu alasan kenapa mereka jarang dapet bagian
nyanyi karena karakter suara yang kurang klop sama style lagunya (mmaap ini Cuma
opini yang terkesan sok tau).
Oh
iya, kalo diperhatiin video musiknya, semua orang pasti ngerasa lucu waktu di
bagian akhir Shane menggeser mikrofon supaya deket ke dia (yang tadinya deket
ke Mark), memang sih itu tampaknya hanya keisengan yang biasa terjadi tapi kok
sepertinya cukup merepresentasikan sosoknya yang selalu dapet bagian nyanyi
lebih banyak ya? Kayak.. “hey, lads, this part is mine, and this, and this.” Hahahaa
tapi di bagian akhir malah Shane menurunkan mikrofonnya, jadi ga ada yang
kebagian sama sekali termasuk dirinya sendiri, hm pretty fair xD
My Blood
Waktu
masih muda, Westlife bikin lagu cinta yang jadi semacam soundtrack buat kisah
cinta kita. Kini, mereka bikin lagu yang didedikasikan untuk anak-anak mereka
dan anak-anak kalian semua (aku belum ada wkawkwk).
“Say
my name when you're hurting, darling. I'll take the demons away.
But
you know there will come a day when I won't be there, but I know that you'll be
okay 'cause you are my blood”
Lagu
ini lebih dari sekadar manis, bahkan video musiknya sukses bikin semua jadi “aawww…”
karena menampilkan Westlife bersama anak-anak mereka (anak-anaknya Shane cakep
banget astagaaa jadi pengen culik bapaknya). Bahkan di akhir video, menampilkan
Mark dengan baby-nya, Layla yang baru lahir, dan itu bikin hati semua penonton
makin melting bahkan bagi yang belum punya anak sekalipun. Btw sedih deh Nicky dan Kian tidak kebagian
part solo *hiks.
Dynamite
Kembali
lagi pada lagu cinta yang uptempo. Aku
suka banget lagu ini tapi sayang susah buat dicover karena mereka ngambil nada
rendah bangeeeett tapi bagiannya Mark langsung menanjak tinggi lalu turun lagi
dan naik lagi :3 disini suara Nicky dan Kian lebih sering terdengar dan lebih
berasa meskipun di bagian chorus suara Mark selalu mengalahkan segalanya (baca:
mendominasi). Ya dari dulu memang vokalnya sangat kuat dan susah dibawa santuy,
sama kayak Brian tuh karakter vokalnya strong (ada yang masih inget Brian ga?
*plakk)
Musik
videonya lagi-lagi penuh warna. Dua orang saling pdkt dalam event colour run
tapi akhirnya malah belok ke konser Westlife (jadi halu nonton konser Westlife
sama doi biar kek di videonya huaaaa).
Bukan
chorus, tapi ini lines favoritku : “I drop my guard, let you in. This love is
ours, it's everything. And we both know, it's simple stuff. We are in love, we
are enough”
Jangan lupa masukkan lagu ini ke dalam
playlist kalian saat akan memulai perjalanan~
Dance
Ketika
pertama kali denger lagu ini, aku langsung cinta banget sama musiknya yang
uptempo dan sangat cocok buat dibikin dance sih, tapi liriknya sedih, tentang
dua orang yang saling mencintai tapi ga ditakdirkan bersama hingga salah
satunya mengajak “yaudah kita dansa aja dan gak usah bicarakan soal takdir yang
menyedihkan ini”
“So
maybe we can dance, dance until the clock says it's tomorrow
Maybe
we can lie, lie because the truth is hard to swallow
Every
little thing that we wanna be, I know we're never, ever gonna, gonna be for
sure, we've tried before
So
maybe we'll just dance”
Lagu
ini ditulis oleh salah satunya, Ryan Tedder. Yes, vokalis One Republic yang
menang Oscar kategori songwriter. Dan emang berasa banget vibe-nya dia di lagu
ini. Pokoknya sangat cocok didengarkan kala kalian patah hati tapi tetep ingin
(pura-pura) kuat.
One Last Time
Kembali
lagi ke pop-ballad dan yap, ini lagu patah hati sepatah-patahnya. Ga bisa
banyak berkata-kata, dari awal sampe akhir liriknya sangat menyedihkan. Kalo kalian
dengerinnya dalam keadaan patah hati abis ditolak gebetan dengan kalimat “kita
temenan aja” pasti akan sangat nyess, apalagi dibawakan oleh boyband spesialis
lagu-lagu mellow begini. Nicky dan Kian kebagian beberapa line *ini kenapa aku
fokus ke Nicky sama Kian mulu yak :”
“I
felt my heart’s breaking again. I don’t wanna just be a friend. Say that you
love me, one last time…” *crying
intensifies
Take Me There
Oke
setelah bersedih-sedihan dengan pop-ballad, kini kita bersedih-sedihan dengan
lagu yang catchy dan uptempo *lah. Iyaa masih lagu patah hati tapi musiknya
bikin pengen party karena mengandung unsur electro dan sejujurnya menurutku
lagu ini mengingatkan sama lagu-lagu pop tahun 2011-2015 ala-ala Owl City apalagi
di bagian “woah.. woaahh..”-nya itu *apasi. Yang udah denger lagunya pasti
ngertilah ya :’v
Ohiya
aku sering banget mistaken lagu ini sama lagu One Last Time sebelumnya. Tentu saja bukan karena musiknya, tapi
karena liriknya sendiri. Di bagian awal chorus lagu ini liriknya: “So
one last time, will you hold my hand?” baru deh di bagian akhir
chorusnya: “If you know the way, won’t you take me there?” Jadinya sering
ketuker dalam ingatanku aku kira ini lagu judulnya One Last Time xD
Lagu
ini menurutku lagu yang paling rata pembagian line-nya. Paling suka vokalnya
Shane dan Kian yang strong banget di line “Standing on the mountain, can you hear me
call?” kalo Mark ga usah ditanya deh, jelas strong banget sepanjang
lagu bahkan di chorus berasa kayak part solo ._.
Repair
Salah
satu writernya si ganteng James Bay huhu. Ini pop-ballad tapi bukan tentang
patah hati, sudah cukup ya sedih-sedihannya. Ya meski masih ada juga sih sad-vibes
dalam lagu ini, tapi maknanya tentang seseorang yang menyemangati orang yang
sangat dia cinta saat lagi down. Cocok buat masuk playlist motivasi biar ga
bundir (baca: nyerah). Saat ga ada seseorang di sisi kalian, dengarkan lagu ini
dan anggap saja kalian sedang disemangati oleh para personil Westlife~
“When
your head is broken, take my shoulder, hide your worries there.
Yeah,
my arms are open, dreams get stolen, know that someone cares.
When
you're thunder, lightning, screaming, fighting, drowning in despair
When
you're howling, hurting, lightning surging, know that I'll be there.
I'll stay up with you, by your side 'til you
repair”
Without You
Awal
lagunya akustik bangeudh. Mengingatkan pada hari-hari solo karirnya Shane Filan
hihihi, kemudian semuanya berubah ketika vokalnya Mark mengambil alih di chorus
kedua (dan seterusnya wkwk). Lagu ini cukup uptempo
dan sebenarnya sangat familiar karena mirip dengan beberapa lagu di album
Westlife yang dulu (mungkin sekitar tahun 2008-2010) tapi ga inget yang mana
karena di kepalaku ada banyak banget lagu xD
“I
want you to know that you're my burning sun, my precious one, and I would die
without you..”
Ini
bukan lagu patah hati, yaa. Sangat cocok jika mau diputer di acara wedding
kalian atau sebagai pengiring first dance kalo kalian mau wedding dance yang
anti-mainstream.
L.O.V.E
Baru
nyampe intro aja langsung addicted sama lagu ini. Meski iramanya yang catchy
sangat familiar dan bisa ditemukan di beberapa lagu Westlife lainnya di masa
lalu (salah satunya The Easy Way)
tetap saja lagu ini tidak membosankan, mungkin karena tambahan unsur electro.
“And
sometimes it's so painful but you can't walk away from when it's worth giving
all you got, that's how you know this is love. L.O.V.E., love.
You
can't get enough, it won't let you go then you know this is love.
I
fall when we touch. If you keep wanting more then you know this is love”
Tuh
liriknya juga sangat menggambarkan orang yang sedang mabok cinta dan jadi
bucin. Jangan lupa masukkan lagu ini dalam playlist saat kalian sedang jatuh
cinta biar makin senyum-senyum terus sepanjang hari xixixi~
Another Life
Penutupnya…
pop-ballad lagiii yeaaay~ Dibuka dengan akustik yang lagi-lagi sangat “Shane
Filan banget” dan sejujurnya memang aku masih bingung memutuskan apakah lagu
ini lebih dapet feelsnya Westlife atau justru feelsnya Shane saat solo karir
(mungkin karena keduanya sudah terlalu erat dan ga bisa dibedain yah). Vokalnya
Nicky dan Kian beneran sangat manis dan melengkapi lagu ini. Dari lubuk hati
yang paling dalam, ini adalah satu-satunya lagu di album Spectrum yang bikin
aku berpikir “Lagu ini bakal lebih perfect kalo ada vokalnya Brian” karena menurutku
warna suaranya sangat cocok dan flawless.
Btw
ini bisa dibilang lagu patah hati, tapi gak juga.. gimana yak.. liriknya sih
menceritakan dua orang yang dulunya deket banget tapi kemudian mereka jauh dan
setelah bertahun-tahun salah satu dari mereka masih kepikiran karena ada rasa
cinta yang belum sempat diungkapkan.
“All
of these years gone by, do you still think of me?
Caught
in your gravity.
I
shoulda said everything that I never told you, is it too late for us now?
Just
save a little bit of love for me still, and in another life I'll be yours
tonight”
Baiklaaaahh
itulah kesemua lagu yang ada dalam album Spectrum. Semoga bisa dijadikan
referensi jika ingin mengisi playlist love song favorit kalian. Sekian review
dariku yang pastinya selalu acak-acakan, thank you for reading and have a great
day! 😄💕


Komentar
Posting Komentar