"Music Played by Humans" dari Gary Barlow: Kado Natal di Tengah Pandemi
Oke oke, harap tenang semuanya! AAAAAA THIS IS SO EXCITINGGG!!
Ok, alright, ehem … album baru dari kapten kita. Kurang dari sebulan sampe waktu Natal tiba tapi kadonya dah dikasih duluan 😭💓. Gary bercerita kalo dia udah mulai mengerjakan album ini sejak Take That selesai tur Greatest Hits di tahun 2019, makanya masih sempet dikebut dan selesai di tengah pandemi hingga akhirnya rilis pada hari Jumat yang penuh berkah tanggal 27 November 2020, aku seketika langsung gercep dan dengerin albumnya yang diupload di yutub untuk review agar aku bisa membuat review juga :v
Ini bukan review yang serius-serius amat (seperti
biasa aku hanya akan mengetikkan apa yang ingin kuketik dan tidak jarang
berujung curhat, ooc, oot, dsb heheh). Okelah mari kita kupas~
Covernya?
Monmaap karena diriku tida terlalu ahli dalam hal psikologi warna jadi aku akan
bilang bahwa covernya bagus, dah *geplak. Tapi serius, aku paling suka warna
merahnya dan doi terlihat semakin bersinar dengan warna itu 😍😍 ah makin cinta deh pokoknya!
Oke langsung saja sekarang ke lagu-lagunya ….
1.
Who’s Driving This Thing
Ketika nulis ini, aku beneran literally abis dengerin lagunya untuk pertama kali dan ga ada yang
bisa kukatakan selain WOW WOW WOW. Emang sih sejak pertama kali rilis single
Elita, udah ketahuan kalo album ini bakal bertema seperti apa musiknya, tapi
tetep ngerasa gak nyangka aja. Ini lagu cocok banget buat meramaikan party,
such a banger!
Untuk liriknya sendiri aku rasa cukup jelas
menceritakan tentang apa. Kehidupan Gary sebagai popstar (yang sebagian besar
bersama Take That) yang sangat riuh dan cepat, seolah lagi berkendara di sebuah
mobil yang kenceng banget tapi gatau siapa yang megang kemudi.
The guys
reminisce how this whole thing got started, you realise the part of the band
you've been missing.
Music is
only a song if you sing. God, don't tell me the singer is driving this thing.
At last I
understand, if you're a player in this band, it means you've got a hand on the
wheel.
If you
beat, strum or blow scrape or sing, which means you are alive in this.
Everyone's
driving this thing.
Menjelang akhir lagu, lines di atas menceritakan
tentang Gary yang akhirnya memahami bahwa selama ini dia berkendara dan dia
bersama semua orang ikut memegang kendali atas kendaraan tersebut (mungkin bisa
dikatakan band dan semua orang di dalamnya). Semuanya punya peran penting.
2. Incredible
Sejak pertama rilis sebagai single, lagu ini langsung
jadi favoritku. Selain musiknya yang membangkitkan semangat, liriknya juga
sangat sweet. Aku meyakini lagu ini adalah tentang cinta dari fans Gary
untuknya selama ini. Betapa cinta itu begitu incredible.
When your reputation's only fabulous.
That's what love is, what it's supposed to be, you and
me.
Karena biar bagaimana pun karir Gary, para
penggemarnya yang benar-benar mencintainya pasti akan selalu mendukungnya
secara penuh dan Gary akan selalu fabulous
di mata mereka apa pun yang terjadi.
T's incredible, it's unbreakable. It's unbelievable,
can't you see?
It's incredible what you're doing to me
Come on, baby, do it to me!
Ahh cinta yang tak pernah pudar dan Gary menganggap
itu sebagai cinta sejati yang gak akan bisa ditolaknya.
3.
Elita (with Michael Bublé & Sebástian Yatra)
Tidak pernah membayangkan bahwa Gary akan membawakan
lagu secara trio dengan begitu mengagumkan (ehem, TT-III dianggap apa woi?? 😒)
Eh, anu … maksudnya secara trio tapi untuk album solo gitu lohh, hm ngerti
dong, ya 😰 (yaudah serah).
Lagu ini menjadi yang pertama kali rilis dan menjadi
‘spoiler’ atas nuansa albumnya. Aku sendiri agak kaget waktu tau bahwa Gary
bikin lagu dengan genre semacam ini. Sangat cocok untuk menari salsa ya gais.
Vibe latinnya dapet banget. Dan terima kasih juga kepada Michael yang sudah
memperkenalkan Gary dengan Sebastian sehingga daku juga ikutan ngefans hwhwhw
(abisnya gtg bgd xixixi).
Liriknya bercerita tentang seorang gadis penari
bernama Elita. Kalo nebak-nebak, sih … yang ada di pikiranku adalah lagu ini
mungkin terinspirasi dari Dawn alias Mrs. Barlow yang merupakan seorang dancer.
Ya walaupun sekarang Dawn udah gak pernah perform sebagai dancer lagi, tapi
pertemuannya dengan Gary pertama kali dulu ya saat dia berkarir sebagai dancer,
kan? Bahkan hingga akhirnya ikut tur bareng Take That juga.
4.
The Big Bass Drum
Aight … what can I say? Lagu ini sangat cocok untuk
meramaikan party kalian (spoiler: semua lagu di album ini sepertinya memang
dirancang untuk party). Kalo liriknya sendiri sebenarnya lebih ke ‘having fun with your one and only favourite
person’ sih, ya. Cocok untuk playlist moodbooster kala memulai hari biar
fresh.
5.
This is My Time
Huh, setelah empat lagu awal yang sangat up-tempo kini Gary menarik para
pendengar ke dalam lagu bernuansa Natal yang sangat slow dan … sedikit sedih(?)
Lagu ini juga merupakan single ke tiga yang rilis
setelah Incredible. Awalnya aku bener-bener berekspektasi bahwa lagu ini akan
sangat BOOM BOOM BOOM karena dari judulnya aja udah mikir “oke pasti ini bakal
kayak … YEAAH THIS IS MY TIME!”
In fact, it isn’t. Yaa tentu saja Gary emang gak
pernah bisa dilepaskan dari lagu dengan melodi semacam ini. Mungkin juga karena
sudah direncanakan bahwa akan dirilis berdekatan dengan Natal, lagu ini membawa
Christmas vibe yang sangat terasa di dalamnya sejak mulai intro.
Startling, wonderful,
picture so colorful.
Like poetry finding its rhyme.
If love can break you … then this is my time.
Satu hal tentang tulisan Gary yang sangat bikin aku
tergila-gila adalah rhyme-nya. Emang, sih banyak penulis lagu yang selalu
menulis dengan rhyme semacam a-a-b-b, dll. Tapi tulisan Gary beda aja gitu …
lebih dapet feelingnya dan presentasinya pun jadi lebih emosional.
Cukup jelas bahwa di lagu ini Gary mengungkapkan
betapa ada begitu banyak cinta yang dia terima hingga dia ngerasa, “wow … kalo
kata orang cinta bisa ‘menghancurkanmu’, berarti ini waktunya aku untuk
‘hancur’ dalam luapan cinta yang mengelilingiku hingga saat ini, di titik ini.”
6.
Enough is Enough (with Beverly Knight)
Yak, kembali lagi dengan lagu yang agak up-tempo dan
tentunya sangat swing~
Kalo liriknya diartikan secara harfiah, ini lagu cocok
jadi “young lovers anthem”, menceritakan tentang sepasang kekasih yang
bersenang-senang sepanjang waktu dan semua musik, tarian, minuman dan cinta itu
gak ada habisnya. Liriknya sendiri emang terdengar “badboy/badgirl” tapi aku
memaknai lagu ini sebagai sesuatu yang berbeda terlepas dari beberapa lines
yang nakal dan anak muda banget. Yang aku tangkap adalah, sebuah pesan dari
Gary, bahwa dia gak akan pernah berhenti berkarya.
I'll keep going 'til you say enough is enough, and I
won't stop pouring drinks until you say it's too much.
Bisa jadi ‘minuman yang dituang’ olehnya adalah
metafora untuk setiap karya yang dia ciptakan.
There's no way out of these arms until you run out of
love, we'll keep dancing while you're saying nothing .
I'll keep pushing till you shout you're giving it up. You
can run and try to escape but it's gonna be tough.
Aku inget lagi bahwa Take That memakai kata “dance”
dalam lagu The Flood sebagai metafora
untuk segala yang terjadi ketika mereka berkarir. Jadi, mungkin Gary masih
melakukan hal yang sama dalam lagu ini. Dia akan tetap meproduksi musik, dia
akan tetap manggung, dan para penggemarnya gak akan pernah bisa menolak itu.
7.
Bad Libran
Lagu ini sangat cute dan manis. Aku ketawa ketika
dengerin sambil baca liriknya. Tentang seorang yang berzodiak Aquarius (dalam
lagu ini Gary menunjuk dirinya sendiri yang memang seorang Aquarian), percaya
terhadap zodiak.
Kemudian dia bertemu seorang Libra yang kalo menurut
horoskop, Libra itu begini begitu, tapi orang ini malah beda sehingga
disebutlah dia Bad Libran karena karakternya yang tidak sesuai dengan
horoskopnya. 😂😂 Namun pada akhirnya sang bad Libran ini membuat
si Aquarian ikut keluar dari karakternya dan tidak lagi sesuai dengan segala
macam omong kosong zodiak. Nyatanya kemudian si Aquarian menyadari bahwa ia
memiliki personality yang juga dimiliki setiap zodiak xD
Before I know I'm running down a beach and diving in
high seas with vodka and some Pisces.
Some days I'll wake up Aquarian, but by lunch I'm
coming over just a little Leo.
So I try and keep it Aries but there these people will
get me hot and Taurus.
End of day my answers start getting Cancerous.
I have a little drink before you know it, Completely
Scorpio-in'
And once again I go to bed a Virgo.
Semua zodiak disebut dalam lagu ini, tapi aku gak
yakin juga kenapa libra yang dipilih, padahal kalo seandainya ini menceritakan
tentang Mrs. Barlow, harusnya zodiaknya adalah cancer *oke, emang zodiak itu bukan hal yang real kan
wkowkkowk
That this girl they chose, holy cow, heaven knows,
Was the right kind of absolutely wrong kind of girl to
make a much better,
much worse Aquarian of me
At the end of the day, ga penting apa zodiaknya dan
karakter yang dipasangkan dalam zodiak tersebut, yang terpenting adalah dia memang
orang yang tepat secara real life dan bisa membuat pasangannya menjadi lebih
baik~
8. Eleven
Sebuah lagu cinta yang sangat cocok sebagai pengiring
dansa ketika merayakan anniversary karena lagunya memang tentang perayaan cinta
uwu. 😍 Gary sendiri pernah bilang bahwa setiap lagu cinta yang dia tulis adalah
tentang Dawn (So … mungkin termasuk A Million Love Songs yang ditulisnya jauh
sebelum bertemu jodohnya?) 😭💕
Let's make this our anniversary, New Year's Day or New
Year's Eve
A celebration, festivity, all with you right next to
me
Oke, lagu ini jadi bikin aku kangen sama rasa yang
dulu pernah ada :”
9.
Before We Get Too Old
Beautiful! Beautiful!
Beautiful!
Selain melodi yang manis dan diksi yang menciptakan
rima menakjubkan, lagu ini berisi pesan bahwa kita gak pernah tau sampai kapan
kita akan hidup. Masa depan selalu jadi misteri dan sebelum kita terlalu tua,
pastikan kita telah jatuh cinta. 😇
Let's fall in love before we get too old
The future we can never know
Life is a car that's driving into snow
So hang onto my hand and hold
Now before we get too old
Mendengar lagu semacam ini sejujurnya agak menyebalkan
karena aku jadi semakin meratapi kesendirian ini hiks *puk puk. Jokes aside,
lagu ini memang sangat indah dan bisa dibilang salah satu favoritku.
10. Supernatural
Materi lagu ini kurang lebih sama seperti Incredible dan sejak denger lagu ini
pertama kali aku langsung bisa ngebayangin lagu ini bakal pas banget kalo
dijadiin opening dalam gig.
Oh, it's crazy, it's phenomenal, once in a lifetime
thing, sensational
It's amazing, it's magical, nothing else, you really
have it all
It's wild and unpredictable
Can't you see this love, this love is supernatural?
Tetep, aku lebih suka Incredible, mungkin karena lebih dulu dirilis? xD
11. What A Day
Ah satu lagi lagu cinta yang aku yakin adalah tentang
Dawn. Lagu ini menceritakan kehidupan yang sibuk dan melelahkan, rasanya gak
pernah ada waktu istirahat (dan sangat bisa dihubungkan dengan kehidupan Gary
sebagai popstar).
Tapi di setiap penghujung hari, ketika rasanya ingin
menyerah, ada seseorang yang membuat segalanya jadi lebih baik dan bisa
meyakinkannya bahwa semuanya akan baik-baik saja.
She says, "What a day to be alive. It's a day to
find your worst enemy and apologize"
She says, "What a day to start again. And if not
today, then when?"
I'm reminded of the magic everywhere every time she
says, "Oh what a day!"
Mengutip kata-kata Gary dalam satu interview bersama
Telegraph:
"Dawn
is an incredible woman and I was just very lucky to find her. She means more to
me than anything else, and when you go through difficult times, your priorities
change. You don't need to be validated by other people, by fame or success: it
comes from the important things you have – your relationship, your
family." :’)
12. What
Leaving’s All About (with Alexa Dixon)
Ga pernah dengerin Alexa Dixon tapi suka banget sama
suaranya di lagu ini dan sangat cocok dengan irama lagunya. Liriknya tentang
meninggalkan masa lalu dan membuka lembaran baru.
Get out, run fast. Don't look, there's no way back.
Pack up and put it in the past. Yeah, get out, let go.
Get back to where you know. Take back your crown.
That's what leaving's all about.
Sempet mikir kalo lagu ini mengandung pesan yang
kurang lebih sama seperti lagu Since I
Saw You Last, hanya saja lagu itu terasa jauh lebih personal sedangkan lagu
ini yha … katakanlah cukup universal dan relatable bagi kebanyakan orang.
13. The Kind of
Friend I Need (with James Corden)
Yuhuuu ini adalah lagu yang bikin aku cukup surprised.
Kenapa? Ya tentu saja karena ada James Corden 😭
Bukan hal yang asing lagi bahwa seorang James Corden
sejak dulu adalah penggemar berat Take That dan dia adalah Thatter yang paling
bisa bikin iri para Thatter lainnya (terutama diriku yang hanya bagaikan remah
rengginang ini). Gimana gak bikin iri, coba? Ikut dalam project Fake That,
Carpool Karaoke bareng Take That (yhaa namanya juga acaranya sendiri :v), dan
yang paling keren sih ketika dia bikin dokumenter bersama Gary.
Aaaaa terlepas dari itu semua, THIS SONG IS SO CUTE I
SWEAAARR (oke cukup capslocknya). Sesuai dengan judulnya, lagu ini bercerita
tentang persahabatan. Di album Since I
Saw You Last, Gary juga punya lagu bertema sama yaitu lagu Face to Face yang dibawakan bersama
Elton John. Dalam dokumenter Gary
bersama James, di tengah tur, ada satu masa di mana Elton gak bisa ikut perform
dan akhirnya James yang gantiin dia.
Brings you down to Earth, argue like brothers.
But a compliment from him is worth a thousand from
others.
Deflate my sails, puncture my bubble.
Never say you love me or you know we're in trouble.
A friend that's not too kind to me, that's the kind of
friend that I need.
Sip,
seketika langsung masukin lagu ini ke playlist friendship anthem.💗💗
14. I Didn’t
See That Coming
Oke lagu yang slow-tempo ini bikin aku cukup emosional.
Pas dengerin untuk pertama kali sambil baca liriknya, lebih seperti Gary
bercerita daripada bernyanyi. Dan sebenernya gak perlu banyak kupas atau tafsir
ini itu karena gak ada pesan tersembunyi di dalamnya. Semuanya jelas tentang
Gary sejak pertama kali ketemu istrinya, mereka menikah, melalui suka dan duka,
semua itu … Gary gak pernah menyangkanya.
All went by so sudden, I didn't see that coming.
This song that I'm strumming, I didn't see that
coming.
Here's to never knowing … and never seeing that
coming.
Karena
masa depan akan selalu jadi misteri ….
15. Let’s Get Drunk
Baiqlah, beralih dari lagu yang sedih, lagu ini masih
agak slow-tempo tapi liriknya bercerita tentang sepasang kekasih. Ya
mirip-mirip Enough is Enough yang bisa dijadikan sebagai anthem bagi para anak
muda yang lagi pacaran (eh ga cuma anak muda aja kali ah).
Let's get drunk and stay out all night
Let's get a little high and blame it on life for the
sake of old times
Let's hit the dance floor and laugh till it hurts
Let's break into a church, now it can be us until we
find love
Anywaaaayyy, gais … ada satu hal yang aku denger
berbeda dari lagu ini. Eh, bukan lagunya, tapi suaranya Gary. Gatau kenapa, aku
ngerasa suara dan pembawaannya di lagu ini mengingatkan aku sama lagu-lagu lama
Take That di tahun 90-an. Malah satu not pertama di intro mirip sama Everything
Changes (yaelah cuma satu not doang woii 😒) yhaa pokoknya kalo misalnya lagu ini
didengerin sambil tutup mata, gampang banget ngebayangin Gary bawain lagu ini
di masa mudanya … mungkin sekitar tahun 1995 di mana Take That sedang menjalani
Nobody Else Tour.
16. The Day the
World Stopped Turning
Lagu ini tentang kehilangan. Ngomongin soal
kehilangan, pasti banyak banget yang udah dialami Gary dan aku gak bisa
memastikan lagu ini tentang siapa, bisa aja tentang mendiang Ayah atau
putrinya. Tapi yang terlintas di pikiranku pertama kali justru Robbie Williams.
Yeah, akhirnya … satu lagu di album ini yang kucurigai sebagai lagu yang kemungkinan
adalah tentang RW. 👀
Now every night I fight with this crazy mind, it's
telling me to find a different road, turn a corner, start again. : Ketika RW keluar dari Take That di tahun 1995 dulu,
semuanya jadi kacau bahkan band sehebat itu pun bubar beberapa bulan
setelahnya.
I can't forget, only remember watching you leaving me.
One hundred thousand miles an hour, it hit me like a
hurricane.
Took my soul and all my power, missed the siren and
the warning.
Can't forget the day the world stopped turning.
Terlepas dari tentang siapa pun lagu ini, yang jelas
ini adalah tentang kehilangan terberat bagi Gary, dukacita terbesar yang bikin
dunianya berhenti berputar, yang dikenangnya kembali dalam lagunya. 💔
17. You Make
the Sun Shine (with Barry Manilow)
Track terakhir dalam album ini. Pas tau ada nama Barry
Manilow, aku nunggu-nunggu vokalnya, eh ternyata beliau hanya jadi pianis toh :”v
Lagu ini vibenya ceria dan sangat cocok diputar di
kala mentari bersinar cerah, seperti judulnya. Well, walaupun lagu ini sangat
indah, ada kesedihan yang gak bisa dielakkan pas memahami liriknya dan sadar
bahwa ini tentang Poppy Barlow.
But 'cause I can't hold your hand, you know I have to
say
If you're scared there in the unknown just put your
head upon my pillow
You make the sun shine when you smile so bright
Now the sun can shine for every day of my life
Oh, 'cause where you are is only ever just a blink
away
And when I come to visit it will be the best holiday
So if it's raining I can shelter you
Something I've always wanted to do
Iya iyaa, Gary paling gak suka bersedih-sedihan. Dia selalu
berusaha mengenang Poppy dalam melodi lagu yang ceria dan terkesan wholesome. Tapi,
jujur … walaupun hanya sebagai pendengar, aku gak bisa nahan air mata (kalo
kedengeran lebay atau terlalu dramatis bodo amat, emang bener aku nangis
dengerin lagu ini dan Let Me Go). 😢Sungguh
lagu yang sangat indah untuk dijadikan sebagai penutup. RIP Poppy. 🌻
Alright, folks! Itulah ketujuh belas lagu yang ada di
album ini (semuanya 19 ditambah dua versi lain Incredible, wajib dengerin). Kalo
dilihat secara keseluruhan, album ini bisa dikatakan swing banget, tapi mungkin
karena dari awal Gary emang melibatkan orkestra di dalamnya. Dia bahkan mengusahakan
supaya saat tur nanti, dia bisa bawa keseluruhan oskestranya ckckck … gokil
banget emang si kapten. 😎
Jika kalian belum mendengarkan albumnya maka aku sarankan agar dengarkan secepatnya, buruaaann!! *maksa. Dan akhir kata, terima kasih telah membaca review yang seperti biasa sering curcol, ooc, oot, dan banyak lagi. Have a nice day!
Love,
Handdwi. ❤❤


Komentar
Posting Komentar